GENCARKAN PERANG MELAWAN NARKOBA



SMPN 1 Srengat Lakukan MOU Dengan BNN Kabupaten Blitar”

         Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan serius yang mendera bangsa kita tercinta. Begitu banyak korban berjatuhan akibat barang haram tersebut. Dari data yang dirilis BNN, saat ini ada kurang lebih 4 juta jiwa, tentu hal ini yang tercatat, dan mungkin yang tidak tercatat jauh lebih banyak jumlahnya.Hal ini seperti diungkapkan Kepala BNN Kabupaten Blitar, AKBP Henry Siswanto di sela-sela acara Penanda tanganan MOU yang digelar ( 21/4) yang lalu di SMPN 1 Srengat. Selain penanda tanganan MOU tersebut juga diselenggarakan pmberian materi tentang gaya hidup sehat yang menghadirkan narasumber dari dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar. “Kata Pola hidup sehat tentu juga tidak bisa dilepaskan dari masalah penyalahgunaan narkoba, Untuk itu kita berkolaborasi dengan BNN” Kata Kepala Sekolah SMPN 1 Srengat saat di konfirmasi Tabloid Niat. Menurutnya, Penyalahgunaan narkoba memerlukan perhatian serius bagi kita, khususnya pada kalangan pelajar, karena usia-usia ini begitu rentan dan sangat mudah sekali terpengaruh  ke berbagai hal negatif semisal narkoba. Dengan berbagai efek negatif yang dimiliki, narkoba akan memberikan dampak luar biasa bagi penggunanya, terlebih lagi  ketika narkoba sudah menghancurkan saraf akan memunculkan perubahan perilaku kearah yang bersifat destruktif dan cenderung memberontak. 
           Lebih lanjut beliau menyampaikan, masalah penyalahgunaan narkoba yang paling utama adalah dari sisi pencegahannya, karena mencegah jauh lebih bagus dari pada mengobati.Maka dengan MoU yang dibuat antara SMPN 1 Srengat dengan pihak BNN Kabupaten Blitar, akan semakin memberikan proteksi yang sangat luar biasa bagi sekolah. Saat disinggung mengenai materi yang ada dalam MoU tersebut Pak Kepala sekolah menjelaskan , “ ada beberapa item yang ada, mulai dari hal yang berkaitan dengan sosialisasi, tes urine maupun berbagai pembinaan yang berkaitan dengan masalah penyalahgunaan narkoba, serta berbagai hal yang merupakan pemicu dari munculnya berbagai permasalahan penyalahgunaan narkoba. Sementara itu Kepala BNN Kabupaten Blitar,AKBP Henry Siswanto saat dikonfirmasi, membenarkan apa yang telah disampaikan pihak SMPN 1 Srengat, menurutnya, “ kita siap untuk melakukan tes urine mapun sosialisasi, dan kita berharap akan memberi kontribusi maksimal bagi BNN Kabupaten Blitar.” Lebih lanjut beliau berharap,sekolah bisa melaporkan setiap ada gelagat siswa yang mencurigakan berkaitan penyalahgunaan narkoba,tidak akan dipidanakan, melainkan kita obati/rehabilitasi. Jadi, kita berharap sekolah betul betul steril dari pengaruh barang haram tersebut.Berdasar MoU ini diharapakan ,seluruh insan yang bergelut didunia pendidikan dapat terproteksi dari pengaruh penyalahgunaan narkoba. (KT)


Blogger

0 komentar:

komentar. Diberdayakan oleh Blogger.